Skip to content

Reaksi Kusta

Mei 29, 2010

Merupakan episode akut dari penyakit kusta dengan gejala konstitusi, aktivasi dan atau timbul efloresensi baru di kulit.

Klasifikasi

  1. Eritema Nodosum Leprosum (ENL)
  2. Reaksi Pembalikan (reakso reversal; reaksi up-grading)

Eritema Nodosum Leprosum (ENL)

Umumnya terjadi pada lepra tipe BL atau LL. Yang berperan penting adalah system imunologis humoral

Gejala Klinis

Gejala konstitusional berupa demam, menggigil, mual, nyeri sendi, sakit pada sraf dan otot. Pada kulit timbul: eritema, nodus, dan jika nodus pecah menimbulkan ulkus. Predileksi: lengan, tungkai dan dinding perut.

Penatalaksanaan

Antipiretik dan analgesic parasetamol atau metampiron 4×500 mg. kortikosteroid (prednison) dengan dosis awal 20-40 mg/hari dibagi dalam 4 dosis, atau kortikosteroid lain dengan dosis ekivalen. Klofazimin 300 mg/hari. Obat anti kusta yang lain diteruskan.

Reaksi Pembalikan

Umumnya pada lepra tipe BT, BB, dan BL. Yang memegang peranan penting adalah system imunologis selular

Gejala Klinis

Gejala konstitusi lebih ringan dari ENL. Gejala kulit: lesi lepra menjadi lebih banyak dan aktif secara mendadak. Tidak timbul nodus dan kadang ada jejak neuritis.

Penatalaksanaan

Kortikosteroid (prednison) 30-60 mg/hari (bila timbul neuritis). Obat-obat kusta yang lain diteruskan. Tidak perlu dirawat di RS. Analgetik dan antipiretik jika perlu.

Resensi

Siregar R.S. 2005. Atlas Berwarna- Saripati Penyakit Kulit Edisi 2. Jakarta : EGC

One Comment leave one →
  1. Juni 1, 2010 9:58 am

    sayang, I Do Love You

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: