Skip to content

Measles (Campak)

Mei 12, 2010

Penyakit Akibat Virus pada Anak

  1. Mumps (Gondongan)
  2. Measles (Campak)
  3. Rubella (Campak Jerman)

Measles (Campak)

Measles, suatu virus dari genus Morbilivirus dari family Paramyxoviridae. Merupakan virus RNA untai negative, hanya ada 1 serotipe, berenvelope

Virus ini mengkode 6 protein structural, termasuk 2 glikoprotein transmembran, fusi (F), dan hemaglutinin (H), yang memfasilitasi masuknya virus dan perlekatan ke sel pejamu.

Patogenesis

Transmisi melalui aerosol. Masa inkubasi 9-12 hari. Measles menginfeksi sel epitel saluran napas atas. Terjadi viremia primer pada jaringan limfoid dan viremia sekunder pada RES kemudian menyebar ke seluruh tubuh diikuti munculnya gejala.

Anak menjadi infeksius selama 3 hari sebelum ruam muncul. Infeksi alami  diikuti dengan imunitas seumur hidup. Prognosis anak sehat baik kecuali pada immunocommpromised (terutama defisiensi vitamin A) berakhir dengan kematian (tertinggi pada anak <2 tahun).

Gambaran Klinis

Infeksi dimulai dengan koriza 2-4 hari, ketika papula putih kecil (bercak koplik) ditemukan pada mukosa bukal dekat premolar I. ruam morbiliform, muncul pertama di belakang telinga, menyebar secara sentrifugal. Setelah 3-4 hari, ruam menjadi coklat, sering disertai deskuamasi.

Diagnosis

Spesimen Diagnosis
Serum

Sekret Nasofaring

IgM

Deteksi Antigen

Deteksi NAAT

  1. Ditegakkan secara klinis, tapi pada resipien vaksin dapat atipikal
  2. Pemeriksaan laboratorium dengan serologi titer penghambatan hemaglutinasi atau EIA spesifik IgM. Deteksi IgM saliva juga bermakna
  3. Panensefalitis sklerosans subakut (lihat bawah) didiagnosis dengan deteksi sintesis antibody spesifik-virus dalam cairan serebrospinal (IgM spesifik).
  4. Diagnosis dapat dicapai dengan NAAT (NAAT reverse transcriptase)dan karakterisasi molekuler virus

Komplikasi

  1. Pneumonia sekunder, otitis media, batuk (croup) merupakan komplikasi tertinggi.
  2. Ensefalitis akut pasca infeksi muncul pada 1:1000 kasus, berkaitan dengan mortalitas dan morbiditas.
  3. Ensefalitis subakut, suatu penyakit kronik progresif, muncul (terutama) pada anak dengan leukemia.
  4. Panensefalitis sklerosans subakut, merupakan ensefalitis progresif fatal (jarang), terjadi lebih dari 6 tahun setelah infeksi.

Pencegahan

Dapat dicegah dengan vaksin kombinasi hidup yang dilemahkan (MMR/ Mumps, Measles, Rubella), vaksin diberikan pada usia 13-15 bulan, dengan dosis booster diberikan saat masuk sekolah.

Dosis booster vaksin campak mungkin diperlukan. Respon antibody yang cepat terhadap vaksin campak dapat digunakan untuk melindungi individu yang rentan terpajan campak.

Referensi

Gillespie S. dan Bamford K., 2007. At a Glance Mikrobiologi Medis dan Infeksi Edisi Ketiga. Jakarta : Erlangga

Referensi Gambar

http://www.historyforkids.org/learn/science/medicine/pictures/measleskid.jpg

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: