Skip to content

Transplantasi Hati

April 10, 2010

Warna Urin seperti Air Teh – bagian 5

Transplantasi Hati

Kriteria umum resipien yang akan dilakukan transplantasi hati, yaitu: 1) Tidak ada tindakan operasi maupun pengobatan medik yang dapat memperpanjang harapan hidup pasien, 2) Tidak ada komplikasi penyakit hati kronik yang menyebabkan peningkatan resiko atau kontra-indikasi dilakukannya transplantasi hati, 3) adanya pengertian dari pasien dan keluarga tentang konsekuensi transplantasi hati, meliputi resiko, keuntungan, dan biaya.

Ada empat macam kategori penyakit hati yang diindikasikan untuk transplantasi hati yaitu: 1) Penyakit hati kronik irreversible, 2) Keganasan hati nonmetastatik, 3) Gagal hati fulminan, 4) Gangguan metabolisme sekunder.

Seleksi Donor

Usia 2 bulan- 65 tahun, trauma otak yang menyebabkan kematian batang otak, adanya kecocokan ABO dan HLA, kesediaan keluarga donor dengan bukti informed with consent, tak ada penyakit berbahaya pada donor.

Komplikasi (selama dan setelah operasi)

  1. Komplikasi akibat procedural
  2. Kegagalan graft perioperatif
  3. Komplikasi non teknis

Penolakan Graft

Rejeksi hiperakut sangat jarang terjadi dan ini biasanya disebabkan oleh presensitasi terhadap antigen donor. Rejeksi akut umunya reversible dan sebaliknya pada rejeksi kronik

Immunosupresan

Obat-obat  ini banyak digunakan untuk mempertahankan jaringan graft hati. Seperti:

  1. 1. Kortikosteroid. Diberikan setelah revaskularisasi jaringan hati donor. Turunkan secara tapering dosis obat ini sampai mencapai baseline yang dapat mempertahankan jaringan hati donor
  2. 2. Siklosporin dan Takrolimus.diberikan sebelum memulai dan setelah tindakan transplantasi. Jika tidak dapat mentoleransi obat ini dapat ditambahkan azatioprin untuk mencapai efek imunosupresi yang adekuat. Beberapa bulan setelah kondisi jaringan hati donor stabil, turunkan dosis obat secara gradual.
  3. Imunosupresan lainnya. Dapat digunakan mycophenolat mofetil, serolimus, antilymphocyte antibody, dan specific monoclonal antibody sebagai alternative kombinasi atau jika terdapat kontraindikasi pemberian obat diatas.

Kualitas Hidup

Proses transplantasi akan memperpanjang daya tahan hidup dan produktivitas pasien. Sampai saat ini perpanjangan usia 1 tahun yang dicapai dengan transplantasi hati mengalami peningkatan (50%), bahkan perpanjangan usia mencapai 3-8 tahun. Hal ini tergantung dari banyak factor, terutama perawatan dan manajemen sebelum, salama, maupun sesudah transplantasi hati oleh tim ahli hepatologi dan ganstroenterologis.

Referensi

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. 2007. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I Edisi IV. Jakarta : EGC

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: