Skip to content

Sistem Limfatik

Januari 14, 2010

Merupakan suatu jalur tambahan tempat cairan dapat mengalir dari ruang interstisial ke dalam darah, sistem limfatik berperan penting dalam mengangkut protein dan zat partikel besar keluar dari ruang jaringan, yang tidak dapat dipindahkan dengan proses absorpsi langsung ke dalam kapiler darah. Pengembalian protein dari interstisial ke dalam darah merupakan fungsi yang penting, tanpa adanya fungsi tersebut kita akan mati dalam waktu 24 jam. Hampir semua jaringan tubuh mempunyai saluran limfe, kecuali permukaan kulit, SSP, endomisium otot, dan tulang. Namun, jaringan tersebut mempunyai pembuluh interstisial kecil (saluran pralimfatik) yang dapat dialiri oleh cairan interstisial; pada akhirnya mengalir ke pembuluh limfe, atau pada otak, mengalir ke cairan serebrospinal dan kemudian kembali ke dalam darah. (Guyton, 2008)

Pada dasarnya seluruh pembuluh limfe dari bagian bawah tubuh, sisi kiri kepala, lengan kiri dan sebagian toraks memasuki duktus torasikus, yang selanjutnya bermuara pada pertemuan antara v. jugularis interna sinistra dan v. subclavia sinistra. Cairan limfe dari sisi kanan leher dan kepala, lengan kanan dan bagian kanan toraks memasuki duktus limfatikus kanan (jauh lebih kecil daripada duktus torasikus), lalu bermuara ke pertemuan antara v. jugularis interna dextra dan v. subclavia dextra. Sebagian besar cairan yang merembes dari ujung arterial kapiler darah, mengalir ke sel-sel dan akhirnya direabsorbsi kembali ke dalam ujung vena dari kapiler darah; tetapi ± 1/10 dari cairan tersebut malah memasuki kapiler limfe. Jumlah total cairan limfe yang kembali ini normal 2-3 L/hari. (Guyton, 2008)

Pembentukan Cairan Limfe, konsentrasi protein dalam cairan interstisial di sebagian besar jaringan ±2 g/dl, dan konsentrasi protein cairan limfe yang mengalir dari jaringan tersebut mendekati nilai ini. Di hepar, cairan limfe yang dibentuk mempunyai konsentrasi protein 6 g/dl, di usus 3-4 g/dl, karena kurang lebih 2/3 seluruh cairan limfe normalnya berasal dari hepar dan usus, cairan limfe duktus torasikus, yang merupakan campuran cairan limfe dari seluruh tubuh, mempunyai konsentrasi protein 3-5 g/dl. (Guyton, 2008)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: