Skip to content

Istilah dalam Sistem Pernapasan

Desember 14, 2009

Eupnea : gerakan pernapasan normal

  • Hiperpnea : peningkatan gerakan pernapasan
  • Hipopnea   : penurunan gerakan pernapasan

Apnea : penghentian pernapasan

  • Sleep a. : serangan sementara kegagalan kontrol otomatis pernapasan, yang menjadi jelas pada waktu tidur serta menyebabkan asidosis dan vasokontriksi arteriol paru dan hipertensi.

Bradypnea : perlambatan abnormal dari pernapasan (frekuensi)

Tachypnea : pernapasan yang sangat cepat (frekuensi)

Dyspnea : pernapasan yang sukar /sesak (perasaan subjektif)

  • Paroxysmal nocturnal d. : episode gawat napas yang membangunkan penderita dari tidur dan berhubungan dengan posisi tidur (terutama bila tidur berbaring pada waktu malam), biasanya berhubungan dengan gagal jantung kongestif dengan edema paru, tetapi kadang berhubungan dengan penyakit paru kronis.

Ortopnea : pernapasan yang sulit, kecuali pada posisi tegak atau duduk

Asfiksi :perubahan patologis yang disebabkan kurangnya oksigen dalam udara pernapasan, yang mengakibatkan hipoksia dan hiperkapnia

  • Syndrome traumatic a. :asfiksi yang terjadi sebagai akibat kompresi mendadak atau berat pada thoraks atau abdomen atas, atau keduanya

Hipoksia :penurunan pemasukan oksigen ke jaringan sampai dibawah tingkat fisiologis meskipun perfusi jaringan oleh darah memadai

  • Hypoxic h. : hipoksia akibat kurangnya oksigen yang mencapai darah
  • Stagnant h. : hipoksia akibat gagalnya transpor oksigen yang kurang memadai karena kurang memadainya aliran darah

Hyperkapnia :kelebihan CO₂ dalam darah

Hypocapnia :kekurangan CO₂ dalam darah

Hypoksemia : defisiensi oksigenasi darah

Perfusi : Tindakan menuang pada atau lewat, khususnya pengaliran cairan lewat pembuluh darah organ khusus.

  • Luxury p. :peningkatan aliran darah ke daerah otak secara abnormal, akibat pembengkakan.

Ventilasi : proses pertukaran udara antara paru-paru dan udara luar

  • Hyperventilation : peningkatan ventilasi paru-paru secara abnormal, menyebabkan penurunan tegangan CO₂, yang jika berkepanjangan menimbulkan alkalosis (pH darah diatas 7,4)
  • Hypoventilation : penurunan jumlah udara yang memasuki alveoli paru-paru yang menyebabkan asidosis (pH darah dibawah 7,4).

Emfisema :berkumpulnya udara secara patologis dalam jaringan atau organ

2 Komentar leave one →
  1. April 6, 2010 9:47 am

    Tq atas treadx eaw

    • panmedical permalink*
      April 19, 2010 2:06 pm

      iya sama2…. moga terus bermanfaat.. ^-^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: