Skip to content

Anatomi Sistem Pernapasan

Agustus 31, 2009

Bernapas melalui paru mempunyai dua fungsi: (1)menyuplai O₂ ke dalam darah; (2)mengatur keseimbangan asam-basa melalui konsentrasi CO₂ dalam darah. Mekanika pernapasan berperan untuk ventilasi alveolus, gas dalam darah sebagian besar ditranspor dalam bentuk yang terikat. Jumlah yang di transport bergantung pada konsentrasinya di dalam darah dan pada aliran darah paru (perfusi). Proses pernapasan terdiri dari beberapa langkah dan terdapat peranan penting dari sistem pernapasan, SSP, dan sistem kardiovaskuler. Terdiri dari suatu rangkaian saluran udara yang menghantarkan udara luar agar bersentuhan dengan membran kapiler alveoli (pemisah sistem pernapasan dengan sistem kardiovaskuler). SSP memberikan dorongan ritmik dari dalam untuk bernapas, dan secara refleks merangsang thoraks dan otot-otot diafragma, yang akan memberikan tenaga pendorong gerakan udara. Difusi O₂ dan CO₂ melalui kapiler alveoli (pernapasan eksternal). Sistem kardiovaskuler menyediakan pompa jaringan pembuluh dan darah yang diperlukan untuk mengangkut gas antara paru dan sel tubuh. Hb yang berfungsi baik dalam jumlah cukup diperlukan untuk mengangkut gas tersebut. Fase terakhir adalah difusi O₂ dan CO₂ antarkapiler dan sel tubuh. Pernapasan internal adalah reaksi kimia intraselular saat O₂ dipakai dan CO₂ dihasilkan, bersamaan dengan memetabolisme karbohidrat dan zat lain untuk membangkitkan ATP dan pelepasan energi. (Lang, 2007; Wilson, 2006)
Saluran penghantar udara dimulai dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus yang dilapisi oleh membran mukosa bersilia. Ketika masuk, udara disaring, dihangatkan, dan dilembabkan oleh mukosa respirasi yang terdiri dari epitel thoraks bertingkat, bersilia dan bersel goblet masuk ke faring. Setelah itu menuju laring, terdiri dari rangkaian cincin tulang rawan yang dihubungkan oleh otot dan mengandung pita suara. Ruang segitiga diantara pita suara (glotis) bermuara ke dalam trakea dan memisah saluran pernapasan atas dan bawah. Meskipun laring terutama dianggap berhubungan dengan fonasi, tetapi fungsinya sebagai organ pelindung, dengan batuk yang dimiliki laring akan menghalau benda dan sekret keluar saluran pernapasan bawah.
Trakea disokong oleh cincin tulang rawan dengan panjang sekitar 12,5 cm, letaknya di depan esophagus. Tempat trakea bercabang menjadi bronkus utama kiri dan kanan (karina). Karina memiliki banyak saraf dan dapat menyebabkan bronkospasme dan batuk berat apabila dirangsang. Bronkus utama kanan lebih pendek, lebar dan merupakan kelanjutan trakea yang arahnya lebih vertikal dibanding bronkus utama kiri. Cabang utama bronkus kanan dan kiri bercabang lagi menjadi bronkus lobaris, kemudian bronkus segmental, berjalan terus menjadi ukuran kecil menjadi bronkiolus terminalis.setelah itu terdapat asinus (lobulus primer), unit fungsional paru sebagai tempat pertukaran gas. Asinus terdiri dari (1) bronkiolus respiratorius (kadang memiliki alveoli pada dindingnya); (2) duktus alveolaris (seluruhnya dibatasi oleh alveolus); (3)sakus alveolaris terminalis (struktur akhir paru).
Paru merupakan organ elastik dan terletak dalam thoraks. Pembuluh darah, bronchial, bronkus, saraf dan pembuluh limfe memasuki tiap paru pada bagian hiluks. Paru kanan (3 lobus) lebih besar dibanding paru kiri (2 lobus)yang dipisah oleh fisura interlobularis. Tiap lobus dibagi lagi menjadi beberapa segmen, paru kanan memiliki 10 segmen dan paru kiri 9 ssegmen. Terdapat pleura dengan lapisan tipis, mengandung kolagen dan jaringan elastis yang melapisi rongga dada (pleura parietalis) dan menyelubungi setiap paru (pleura viseralis). (Wilson, 2006)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: